Cari Tur
Air Terjun Tegenungan

Air Terjun Tegenungan: Air terjun setinggi 15 meter di Bali bagian tengah-selatan.

Air Terjun Tegenungan jatuh setinggi 15 meter ke dalam kolam alami yang luas di sepanjang Sungai Petanu. Pengunjung menuruni 168 anak tangga beton untuk mencapai dasar, di mana mereka dapat berenang selama musim kemarau atau mengamati ritual pembersihan lokal di Pura Beji yang berdekatan.

Temukan Tur Terpandu
15 meter Tinggi Terjun Utama
168 anak tangga Penurunan Tangga
46,96 km Panjang Sungai Petanu
90 meter Ketinggian Lokasi

Tentang Air Terjun Tegenungan

Air Terjun Tegenungan, yang juga dikenal sebagai Air Terjun Blangsinga, adalah air terjun yang deras yang terletak di lembah tropis yang lembap di Bali bagian tengah-selatan. Berbeda dengan banyak air terjun di pulau ini yang terletak di dataran tinggi utara, Tegenungan berada pada ketinggian sekitar 90 meter di atas permukaan laut. Posisi dataran rendah ini membuatnya sangat mudah diakses oleh pengunjung yang menginap di Ubud dan pusat wisata selatan. Air terjun utama jatuh setinggi 15 meter ke dalam kolam alami yang luas dengan diameter sekitar 30 meter.

Air terjun ini dialiri terus-menerus oleh Sungai Petanu. Aliran air ini berasal jauh di utara di dataran tinggi Kintamani dan mengalir sejauh 46,96 kilometer sebelum meluncur di atas tebing di Tegenungan. Hasilnya, air terjun ini menonjol sebagai air terjun tertinggi dan paling bervolume di sekitar Ubud.

Akar Spiritual dan Sejarah Lokal

Sejarah situs ini dapat ditelusuri kembali ke Kerajaan Bangli abad ke-16. Selama era ini, daerah tersebut sudah diakui sebagai tempat dengan kekuatan spiritual yang luar biasa. Legenda lokal menyatakan bahwa roh air melindungi air terjun tersebut. Saat ini, situs ini tetap memiliki makna spiritual yang mendalam bagi komunitas Bali. Penduduk setempat memuja daerah ini karena khasiat penyembuhannya dan memanfaatkannya sebagai ruang suci untuk meditasi.

Di dasar air terjun terdapat Pura Beji, yang memiliki mata air suci yang digunakan untuk ritual pemurnian dan pembersihan tradisional. Selama beberapa dekade terakhir, lokasi ini telah beralih dari tempat mandi lokal yang tersembunyi menjadi objek wisata alam yang sangat berkembang. Saat ini dikelola bersama oleh pemerintah desa Kemenuh dan Blangsinga.

Mengapa Mengunjungi Air Terjun Tegenungan

Berenang di Kolam Alami

Air terjun setinggi 15 meter jatuh ke kolam terjun yang luas dengan lebar sekitar 30 meter. Selama musim kemarau dari April hingga Oktober, airnya jernih dan segar. Pengunjung dapat berenang dengan aman di sini, meskipun arus kuat di dekat jatuhan air memerlukan kehati-hatian dan perhatian terhadap instruksi penjaga pantai.

Mengunjungi Pura Beji yang Suci

Terletak di dasar air terjun, mata air suci ini memiliki makna spiritual yang mendalam bagi komunitas lokal Bali. Penduduk setempat menggunakan situs ini untuk ritual pembersihan dan meditasi. Bawalah sarung dan selendang untuk memasuki zona spiritual yang dibatasi ini dan amati tradisi dengan penuh hormat.

Mendaki ke Titik Pandang Atas

Jalur terpisah memungkinkan pengunjung untuk mendaki melewati 168 anak tangga beton untuk mencapai puncak air terjun. Titik pandang yang lebih tinggi ini memberikan perspektif yang lebih tenang tentang lembah Sungai Petanu dan jatuhan air setinggi 15 meter yang kuat, menjauhkan Anda dari keramaian utama di dasar.

Bersantai di River Club

Tempat-tempat seperti Omma Day Club dan D'tukad River Club terletak tepat di samping air terjun. Mereka memiliki kolam renang tanpa batas, tempat makan, dan pemandangan air terjun yang tidak terhalang. Omma Day Club bahkan menyediakan lift bagi pengunjung yang ingin menghindari pendakian 168 anak tangga yang curam kembali ke area parkir atas.

Tur & Pengalaman Air Terjun Tegenungan

Tur pilihan dengan pembatalan gratis dan ulasan terverifikasi

Panduan Pengunjung Air Terjun Tegenungan

Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Waktu terbaik untuk mengunjungi Air Terjun Tegenungan adalah antara bulan April dan Oktober selama musim kemarau, ketika air jernih dan 168 anak tangga beton aman untuk dituruni. Datanglah sebelum pukul 08:00 pagi pada hari kerja untuk menghindari rombongan tur besar yang datang lebih siang.

Musim Semi good
Maret - Mei

Bulan Maret membawa kondisi hujan dengan air keruh dan tangga yang licin. April dan Mei bertransisi ke musim kemarau, menawarkan air yang lebih jernih dan pendakian yang lebih aman menuruni 168 anak tangga beton.

Musim Panas best
Juni - Agustus

Bulan-bulan musim kemarau ini memberikan kondisi yang optimal. Kolam terjun alami tampak jernih dan segar, sementara penurunan yang curam kering dan jauh lebih tidak licin dibandingkan selama bulan-bulan basah.

Musim Gugur good
September - November

September dan Oktober mempertahankan kondisi musim kemarau yang sangat baik dengan air jernih. November menandai awal musim hujan, membawa air cokelat keruh dan meningkatkan risiko banjir bandang yang berbahaya.

Musim Dingin poor
Desember - Februari

Puncak musim hujan mengubah air terjun menjadi cokelat dan berlumpur karena limpasan pertanian. Hujan lebat membuat penurunan sangat licin dan berenang di kolam sangat berbahaya.

Jam Operasional & Biaya

Air Terjun Tegenungan buka setiap hari dari pukul 06:30 hingga 18:30. Situs ini secara resmi tutup di malam hari, yang berarti kunjungan malam ke air terjun itu sendiri tidak diizinkan, meskipun klub siang pribadi yang berdekatan tetap buka hingga larut malam. Disarankan untuk tiba sebelum pukul 08:00 untuk menghindari rombongan tur besar.

CategoryPrice
Tiket Masuk Umum (Dewasa)20.000 IDR
Izin Pemotretan Profesional300.000 IDR
Parkir Skuter5.000 IDR

Tidak diperlukan pemesanan atau izin di muka untuk tiket masuk umum. Tiket harus dibeli di lokasi menggunakan uang tunai (IDR), karena kartu kredit jarang diterima di loket tiket.

Cara Menuju ke Sana

Air Terjun Tegenungan terletak secara unik di lembah dataran rendah di Bali tengah-selatan, membuatnya sangat mudah diakses dari pusat-pusat utama. Pengunjung dapat mencapai lokasi dengan mudah dari Ubud, Denpasar, atau area pesisir selatan melalui skuter, pengemudi pribadi, atau transportasi umum.

📍 Desa Kemenuh, Bali Tengah-Selatan

Sewa Skuter

Menyewa skuter memberikan cara paling fleksibel untuk mencapai air terjun dari Pusat Ubud. Pengendara harus menuju ke timur sepanjang Jalan Raya Ubud dan kemudian berbelok ke selatan menuju desa Kemenuh. Rute 10 kilometer ini mudah dan memakan waktu kurang dari setengah jam. Saat tiba, bersiaplah untuk membayar biaya parkir nominal sebesar 5.000 IDR.

⏱ 20-30 menit 💰 50.000 IDR per hari
Pengemudi Pribadi

Menyewa pengemudi pribadi sangat ideal untuk keluarga atau pengunjung yang ingin menghindari lalu lintas Bali yang padat. Layanan ini biasanya mencakup transportasi pulang pergi dan waktu tunggu saat Anda menjelajahi air terjun. Perjalanan menempuh jarak sekitar 10 kilometer dari Pusat Ubud. Ini menawarkan alternatif yang nyaman daripada mengendarai skuter, memungkinkan Anda untuk bersantai selama perjalanan.

⏱ 25 menit 💰 150.000 IDR
Taksi/Grab

Pengunjung yang datang dari Denpasar dapat dengan mudah memesan transportasi melalui aplikasi seperti Grab atau menggunakan taksi standar. Rute sejauh 18 kilometer ini menyediakan akses langsung ke lokasi melalui Jalan Ir. Sutami. Tarif akan berfluktuasi tergantung pada kondisi lalu lintas saat ini dan permintaan aplikasi pada saat pemesanan. Pilihan ini memberikan transfer yang nyaman tanpa perlu menegosiasikan tarif sewa harian penuh.

⏱ 45-50 menit 💰 200.000 IDR
Bus Umum (Trans Metro Dewata)

Wisatawan yang ingin berhemat dan menginap di Kuta atau Sanur dapat menggunakan sistem bus Trans Metro Dewata. Penumpang perlu naik Koridor 4 dan turun di halte Sakah atau Patung Bayi. Total jarak transit sekitar 30 kilometer. Dari halte bus, Anda harus menyewa ojek untuk mencapai pintu masuk utama.

⏱ 2 jam 15 menit 💰 4.400 IDR

Tips Pengunjung

Tiba Sebelum Pukul 08:00 Pagi

Grup tur besar biasanya tiba di air terjun setelah pukul 10:00 pagi. Datang lebih awal menjamin lingkungan yang lebih tenang dan kondisi fotografi yang lebih baik. Jadwalkan kunjungan Anda pada hari kerja jika memungkinkan. Akhir pekan menarik banyak keluarga lokal dan dapat melipatgandakan jumlah pengunjung.

Bawa Uang Tunai Rupiah Pas

Loket tiket dan warung lokal di sekitar jarang menerima kartu kredit. Anda memerlukan uang tunai untuk biaya masuk sebesar 20.000 IDR. Siapkan uang pecahan kecil untuk biaya tambahan, seperti biaya parkir 5.000 IDR atau biaya 5.000 IDR untuk menggunakan ruang ganti.

Gunakan Sepatu Air Anti-Selip

Untuk mencapai dasar air terjun, Anda harus menuruni sekitar 170 anak tangga beton yang curam. Begitu sampai di bawah, bebatuan di dekat kolam alami tertutup alga dan sangat licin. Sandal yang kokoh atau sepatu air sangat disarankan demi keselamatan. Perjalanan kembali ke atas cukup melelahkan di tengah kelembapan tinggi.

Bawa Pakaian Adat yang Sopan

Di dasar air terjun terdapat Pura Beji dan mata air suci yang digunakan untuk ritual penyucian lokal. Meskipun air terjun itu sendiri tidak memiliki aturan berpakaian formal, memasuki area pura memerlukan sarung dan selendang. Selalu hormati zona spiritual yang dibatasi di mana penduduk setempat mungkin sedang melakukan upacara.

Gunakan Tas Tahan Air

Air terjun utama jatuh setinggi 15 meter ke dalam kolam selebar 30 meter, menghasilkan kabut tebal yang terbawa jauh dari zona jatuhnya air. Tas ransel standar akan cepat basah. Simpan ponsel dan peralatan kamera Anda di dalam tas kering (dry bag) khusus. Hal ini sangat penting jika Anda berencana untuk berenang.

Gunakan Lift Day Club

Pengunjung dengan masalah mobilitas sebaiknya menghindari penurunan 170 anak tangga. Dasar air terjun tidak dapat diakses kursi roda. Sebagai gantinya, pergilah ke Omma Day Club yang bersebelahan. Mereka mengoperasikan lift yang menyediakan akses ke platform pemandangan bawah yang menghadap ke air terjun tanpa harus mendaki yang melelahkan.

Atraksi Terdekat

Goa Gajah

15 menit

Berasal dari abad ke-9, pura Hindu ini berisi ukiran batu kuno dan gua meditasi khusus. Ini adalah situs sejarah penting yang dekat dengan air terjun.

Air Terjun Tibumana

20 menit

Air terjun tirai yang tenang ini menarik lebih sedikit pengunjung dibandingkan air terjun utama di Tegenungan. Perairan yang tenang membuatnya sempurna bagi pengunjung yang ingin berenang dengan tenang.

Ubud Monkey Forest

25 menit

Cagar alam suci ini berisi pura kuno dan berfungsi sebagai habitat bagi lebih dari 1.000 kera ekor panjang. Ini memberikan kesempatan untuk mengamati satwa liar lokal dari dekat.

Apa Kata Pengunjung

Baca apa yang dibagikan wisatawan tentang pengalaman mereka mengunjungi Air Terjun Tegenungan — mulai dari tips praktis hingga sorotan pribadi.

M
Mark T. Australia, May 2025
4.8

"Menyewa skuter dari pusat Ubud dan berkendara 10 km ke sini lebih awal. Tiba sebelum pukul 08:00 pagi berarti saya menghindari grup tur besar. Membayar tiket masuk 20.000 IDR dan 5.000 IDR untuk parkir. 168 anak tangga ke bawah memang curam, tapi air terjun setinggi 15 meter di bawah benar-benar keren."

S
Sarah M. Inggris, Jul 2025
4.9

"Pasangan saya dan saya melewatkan 170 anak tangga beton dan memesan meja di Omma Day Club. Kami menggunakan lift pribadi mereka untuk turun ke tingkat bawah. Pemandangan air terjun 15 meter dari kolam renang infinity sangat luar biasa. Sangat layak membayar ekstra untuk tetap sejuk."

D
David L. Kanada, Aug 2025
4.5

"Kami membawa dua anak kami dan meninggalkan kereta bayi karena banyaknya anak tangga. Jalan setapaknya sangat mudah dilalui, dan anak-anak senang berfoto di dalam sarang burung raksasa di sepanjang jalan. Awasi mereka dengan cermat di dekat air, karena alga di bebatuan membuatnya sangat licin."

E
Elena R. Spanyol, Sep 2025
4.6

"Kabut yang berasal dari air terjun 15 meter sangat intens. Saya sangat menyarankan untuk membawa tas kering untuk ponsel dan kamera Anda. Kolam rendam selebar 30 meter sangat menyegarkan setelah berkeringat selama pendakian yang lembap. Minum minuman dingin di bawah sebelum menaklukkan 168 anak tangga kembali ke atas."

J
James H. Amerika Serikat, Apr 2026
4.7

"Kebanyakan orang hanya berkumpul di kolam utama, tetapi mendaki jalur terpisah ke atas memberi Anda perspektif yang jauh lebih tenang. Kami juga berjalan ke Pura Beji di bawah. Pastikan untuk membawa sarung dan selendang jika Anda ingin melihat area mata air suci."

C
Chloe B. Selandia Baru, Jun 2026
4.4

"Menyewa sopir pribadi seharga 150.000 IDR dari Ubud, yang memakan waktu sekitar 25 menit. Itu sempurna untuk grup kami. Kami menghabiskan sekitar dua jam berenang di kolam Sungai Petanu. Membayar 5.000 IDR untuk menggunakan ruang ganti dasar di dasar sebelum menuju ke Goa Gajah di dekatnya."

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa harga tiket masuk Air Terjun Tegenungan?

Tiket masuk umum seharga 20.000 IDR untuk orang dewasa dan dibeli di lokasi. Anda harus membawa uang tunai pas dalam Rupiah Indonesia, karena loket tiket jarang menerima kartu kredit. Pemotretan profesional memerlukan biaya izin khusus sebesar 300.000 IDR.

Jam berapa jam buka dan waktu terbaik untuk berkunjung?

Air Terjun Tegenungan buka setiap hari dari pukul 06:30 hingga 18:30. Tiba sebelum pukul 08:00 pagi adalah cara paling efektif untuk menghindari grup tur besar, yang biasanya tiba setelah pukul 10:00 pagi. Musim kemarau dari April hingga Oktober memberikan air paling jernih untuk berenang.

Bagaimana cara menuju Air Terjun Tegenungan dari Ubud?

Air terjun ini terletak 10 kilometer dari pusat Ubud, memakan waktu sekitar 20 hingga 30 menit melalui jalan darat. Anda dapat menyewa skuter dengan harga sekitar 50.000 IDR per hari atau menyewa sopir pribadi dengan harga sekitar 150.000 IDR.

Apa yang harus saya bawa untuk kunjungan saya?

Bawa sandal yang kokoh dan tidak licin atau sepatu air karena bebatuan yang tertutup alga di dasar sangat licin. Bawa tas kering tahan air untuk melindungi barang elektronik dari kabut tebal. Jika Anda berencana mengunjungi Pura Beji di dekatnya, Anda akan memerlukan sarung dan selendang.

Apakah air terjun ini dapat diakses kursi roda atau kereta bayi?

Dasar air terjun tidak dapat diakses kursi roda atau kereta bayi karena penurunan curam sekitar 168 hingga 172 anak tangga beton. Pengunjung dengan keterbatasan mobilitas dapat melihat air terjun dari area parkir tingkat atas. Sebagai alternatif, Omma Day Club di dekatnya memiliki lift yang memberikan akses ke titik pandang yang lebih rendah.

Apakah saya perlu memesan tiket terlebih dahulu?

Tidak diperlukan pemesanan atau izin di muka untuk masuk umum. Anda membeli tiket langsung di gerbang masuk saat kedatangan.

Bisakah Anda berenang di Air Terjun Tegenungan?

Berenang diperbolehkan di kolam rendam alami selebar 30 meter selama musim kemarau. Akses ke air dibatasi selama hujan lebat ketika arus menjadi sangat kuat atau air mengandung limpasan pertanian. Jangan mencoba berenang tepat di bawah jatuhnya air setinggi 15 meter.

Apakah ada fasilitas parkir dan ruang ganti di lokasi?

Ruang ganti dan toilet dasar tersedia di dasar air terjun dengan biaya kecil sekitar 5.000 IDR. Parkir seringkali gratis, tetapi petugas mungkin mengenakan biaya nominal 5.000 IDR untuk skuter atau 10.000 IDR untuk mobil.

Siap mengunjungi Air Terjun Tegenungan?

Telusuri tur terverifikasi dengan pembatalan gratis dan konfirmasi instan.

Cari Tur